Asuransi pendidikan dengan tabungan pendidikan adalah 2 hal yang berbeda, 

Tabungan pendidikan, kita menyimpan sejumlah uang pada periode tertentu untuk mendapatkan hasil yang cukup untuk biaya pendidikan anak kita tanpa adanya suatu proteksi.

 

Sementara, asuransi pendidikan adalah tabungan pendidikan yang memiliki proteksi bilamana kita sebagai penabung atau orang tua terjadi resiko.

Untuk tabungan pendidikan kita bisa menabung di instrumen apapun tergantung pada kapan kita akan mengambil uang pendidikan tersebut. Jika kita ingin mengambilnya pada waktu masuk TK akan berbeda pengalokasian dananya dibanding bila kita ingin mengambil dana tersebut pada waktu akan kuliah

 

Untuk jangka waktu yang panjang bolehlah kita mengambil instrumen yang cukup beresiko tetapi hasilnya akan baik. Misalnya, Reksadana atau saham. Untuk jangka pendek, kurang dari 3 tahun, Deposito atau Obligasi akan lebih sesuai; Namun itu semua harus disesuaikan dengan profil resiko kita, kalau kita bukan seorang risk taker, jangan terlalu banyak di saham, bisa jantungan.

 

Untuk asuransi, ada kelebihan dan kekurangan jika kita beli terpisah, misalkan, kita beli terpisah dua instrumen tersebut, lalu penyakit kritis menyerang kita misalnya jantung atau kanker, maka uang dari asuransi jiwa tidak akan keluar dan kelangsungan menabung untuk pendidikan pasti terganggu, boro-boro menabung, untuk biaya sehari-hari saja mungkin susah krn biaya pengobatan penyakit tersebut terbukti relatif cukup mahal, hal tersebut terjadi karena investasi kita di Reksadana atau sarana investasi yang lain tidak terproteksi.

 

Halnya berbeda, bila kita mengambil gabungan dari kedua instrumen tersebut, tabungan kita akan diproteksi; Bilamana kita meninggal atau terserang penyakit kritis maka perusahaan asuransi yang akan terus menabungkan sejumlah uang yang telah kita tetapkan dari awal.

Tentu, dengan adanya manfaat tambahan tersebut pada asuransi, akan timbul biaya-biaya, hal tersebut sangat wajar dan sepenuhnya bisa diterima.

Berapa jumlah yang harus kita sisihkan tiap bulannya untuk persiapan pendidikan tersebut ?? Kita menghitung nilai uang sekolah dimasa depan plus factor inflasinya, kemudian kita hitung present value uang tersebut bila kita menabungnya per bulan atau per tahun. Dengan demikian persiapan kita untuk biaya pendidikan akan lebih jelas.