Berikut adalah proposal ” Tabungan dan Proteksi ” salah satu
model perencanaan keuangan yang terbaik dari PRUDENTIAL.
Pada umumnya, tujuan orang menabung / menginvestasikan uangnya :
** Untuk dana darurat keluarga.
** Untuk dana pendidikan anak-anak.
** Untuk dana pensiun dihari tua / masa depan yang lebih baik.
Misalkan : Pak Ali ingin menabung setiap bulannya Rp 2 Juta.
Ada 3 alternatif menabung yang dapat dipilih oleh Pak Ali.
Alternatif 1 : Menabung di Bank.
Jika terjadi sesuatu pada Pak Ali di bulan ke 4; contoh : Dia sakit kritis
(jantung, kanker, stroke dll) dan dokter minta disediakan uang Rp 250 juta,
apakah Bank akan memberikan uang Rp 250 juta ? Saldo Pak Ali baru
berjumlah Rp 6 juta. Alternatif 1 GAGAL total.
Alternatif 2 : Menabung di Bank + asuransi.
Jika kejadian sama seperti diatas, asuransi akan memberikan uang
Rp 250 juta pada Pak Ali untuk berobat; Tetapi apakah masalah Pak Ali
telah selesai ? Bagaimana dengan nasib tabungannya yang akan
digunakan untuk dana pendidikan anak-anak dan untuk dana pensiun ?
Dapatkah Pak Ali yang sedang sakit bekerja secara optimal dan
meneruskan tabungannya ? Alternatif 2 kurang berhasil.
Alternatif 3 : Menabung dengan metode 2 in 1.
Jika kejadiannya sama seperti diatas, Pak Ali akan diberikan uang
Rp 250 juta untuk berobat; dan selanjutnya Pak Ali tidak perlu menabung
lagi karena tabungannya otomatis akan terisi terus menerus setiap bulan
Rp 2 juta sampai dia berumur 65 tahun dan dana yang ada ditabungannya
dapat digunakan untuk dana pendidikan anak-anak dan dana pensiun.
Alternatif 3 : Sesuai dengan harapan dan berhasil.
Kelebihan menabung di 2 in 1 ini, perusahaan akan memberikan dana
darurat kepada Pak Ali sampai dia berumur 65 tahun jika terjadi :
<> Sakit kritis (34 jenis penyakit kritis seperti : Jantung, kanker, stroke dll)
<> Cacat karena sakit atau cacat karena kecelakaan.
<> Sakit yang mengharuskan Dia masuk ke rumah sakit.
Jika Pak Ali meninggal dibawah usia 99 tahun, keluarganya juga akan
mendapatkan sejumlah dana.
Santunan dari perusahaan asuransi, dengan tabungan sebesar Rp 2 juta
per bulan adalah :
<> Rumah Sakit = Rp 1 juta / hari
<> ICU = Rp 2 juta / hari
<> Operasi = Rp 2,5 sampai dengan Rp 10 juta / hari.
<> Cacat karena kecelakaan = +/- Rp 500 juta
<> Meninggal = +/- Rp 500 juta.
Metode 2 in 1 ini sudah membantu banyak orang dan saya yakin juga
pasti akan sangat bermanfaat bagi Bapak / Ibu dan keluarga.
Dan bila sakit bisa berobat sampai keluar negeri, biaya tetap ditanggung oleh asuransi,
kecuali di 3 negara yaitu Amerika, Canada dan Jepang.
Besaran jumlah tabungan atau premi Rp 2 juta, hanya sebuah contoh,
bisa dibesarkan atau dikecilkan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan.
Demikian informasi dari saya, semoga bermanfaat, bila ada yang ingin
ditanyakan dapat melalui email atau langsung via telepon.
SALAM SUKSES.
Henny and Reddy
0811 215 646
Saya akan menginformasikan ” Tabungan dan Proteksi ” salah satu
model perencanaan keuangan yang terbaik dari PRUDENTIAL.
Pada umumnya, tujuan orang menabung / menginvestasikan uangnya :
** Untuk dana darurat keluarga.
** Untuk dana pendidikan anak-anak.
** Untuk dana pensiun dihari tua / masa depan yang lebih baik.
Misalkan : Pak Ali ingin menabung setiap bulannya Rp 2 Juta.
Ada 3 alternatif menabung yang dapat dipilih oleh Pak Ali.
Alternatif 1 : Menabung di Bank.
Jika terjadi sesuatu pada Pak Ali di bulan ke 4; contoh : Dia sakit kritis
(jantung, kanker, stroke dll) dan dokter minta disediakan uang Rp 250 juta,
apakah Bank akan memberikan uang Rp 250 juta ? Saldo Pak Ali baru
berjumlah Rp 6 juta. Alternatif 1 GAGAL total.
Alternatif 2 : Menabung di Bank + asuransi.
Jika kejadian sama seperti diatas, asuransi akan memberikan uang
Rp 250 juta pada Pak Ali untuk berobat; Tetapi apakah masalah Pak Ali
telah selesai ? Bagaimana dengan nasib tabungannya yang akan
digunakan untuk dana pendidikan anak-anak dan untuk dana pensiun ?
Dapatkah Pak Ali yang sedang sakit bekerja secara optimal dan
meneruskan tabungannya ? Alternatif 2 kurang berhasil.
Alternatif 3 : Menabung dengan metode 2 in 1.
Jika kejadiannya sama seperti diatas, Pak Ali akan diberikan uang
Rp 250 juta untuk berobat; dan selanjutnya Pak Ali tidak perlu menabung
lagi karena tabungannya otomatis akan terisi terus menerus setiap bulan
Rp 2 juta sampai dia berumur 65 tahun dan dana yang ada ditabungannya
dapat digunakan untuk dana pendidikan anak-anak dan dana pensiun.
Alternatif 3 : Sesuai dengan harapan dan berhasil.
Kelebihan menabung di 2 in 1 ini, perusahaan akan memberikan dana
darurat kepada Pak Ali sampai dia berumur 65 tahun jika terjadi :
<> Sakit kritis (34 jenis penyakit kritis seperti : Jantung, kanker, stroke dll)
<> Cacat karena sakit atau cacat karena kecelakaan.
<> Sakit yang mengharuskan Dia masuk ke rumah sakit.
Jika Pak Ali meninggal dibawah usia 99 tahun, keluarganya juga akan
mendapatkan sejumlah dana.
Santunan dari perusahaan asuransi, dengan tabungan sebesar Rp 2 juta
per bulan adalah :
<> Rumah Sakit = Rp 1 juta / hari
<> ICU = Rp 2 juta / hari
<> Operasi = Rp 2,5 sampai dengan Rp 10 juta / hari.
<> Cacat karena kecelakaan = +/- Rp 500 juta
<> Meninggal = +/- Rp 500 juta.
Metode 2 in 1 ini sudah membantu banyak orang dan saya yakin juga
pasti akan sangat bermanfaat bagi Ibu dan keluarga.
Jika dimanfaatkan secara maksimal, bahkan pada waktu melahirkanpun
biaya melahirkan akan dibayar oleh perusahaan asuransi. Dan bila sakit
bisa berobat sampai keluar negeri tetap ditanggung oleh asuransi,
kecuali di 3 negara yaitu Amerika, Canada dan Jepang.
Besaran jumlah tabungan atau premi Rp 2 juta, hanya sebuah contoh,
bisa dibesarkan atau dikecilkan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan.
Demikian informasi dari saya, bila masih belum jelas bisa ditanyakan via
email atau langsung via telepon.
SALAM SUKSES.Terima kasih telah berkenan merespon email saya.
Saya akan menginformasikan ” Tabungan dan Proteksi ” salah satu
model perencanaan keuangan yang terbaik dari PRUDENTIAL.
Pada umumnya, tujuan orang menabung / menginvestasikan uangnya :
** Untuk dana darurat keluarga.
** Untuk dana pendidikan anak-anak.
** Untuk dana pensiun dihari tua / masa depan yang lebih baik.
Misalkan : Pak Ali ingin menabung setiap bulannya Rp 2 Juta.
Ada 3 alternatif menabung yang dapat dipilih oleh Pak Ali.
Alternatif 1 : Menabung di Bank.
Jika terjadi sesuatu pada Pak Ali di bulan ke 4; contoh : Dia sakit kritis
(jantung, kanker, stroke dll) dan dokter minta disediakan uang Rp 250 juta,
apakah Bank akan memberikan uang Rp 250 juta ? Saldo Pak Ali baru
berjumlah Rp 6 juta. Alternatif 1 GAGAL total.
Alternatif 2 : Menabung di Bank + asuransi.
Jika kejadian sama seperti diatas, asuransi akan memberikan uang
Rp 250 juta pada Pak Ali untuk berobat; Tetapi apakah masalah Pak Ali
telah selesai ? Bagaimana dengan nasib tabungannya yang akan
digunakan untuk dana pendidikan anak-anak dan untuk dana pensiun ?
Dapatkah Pak Ali yang sedang sakit bekerja secara optimal dan
meneruskan tabungannya ? Alternatif 2 kurang berhasil.
Alternatif 3 : Menabung dengan metode 2 in 1.
Jika kejadiannya sama seperti diatas, Pak Ali akan diberikan uang
Rp 250 juta untuk berobat; dan selanjutnya Pak Ali tidak perlu menabung
lagi karena tabungannya otomatis akan terisi terus menerus setiap bulan
Rp 2 juta sampai dia berumur 65 tahun dan dana yang ada ditabungannya
dapat digunakan untuk dana pendidikan anak-anak dan dana pensiun.
Alternatif 3 : Sesuai dengan harapan dan berhasil.
Kelebihan menabung di 2 in 1 ini, perusahaan akan memberikan dana
darurat kepada Pak Ali sampai dia berumur 65 tahun jika terjadi :
<> Sakit kritis (34 jenis penyakit kritis seperti : Jantung, kanker, stroke dll)
<> Cacat karena sakit atau cacat karena kecelakaan.
<> Sakit yang mengharuskan Dia masuk ke rumah sakit.
Jika Pak Ali meninggal dibawah usia 99 tahun, keluarganya juga akan
mendapatkan sejumlah dana.
Santunan dari perusahaan asuransi, dengan tabungan sebesar Rp 2 juta
per bulan adalah :
<> Rumah Sakit = Rp 1 juta / hari
<> ICU = Rp 2 juta / hari
<> Operasi = Rp 2,5 sampai dengan Rp 10 juta / hari.
<> Cacat karena kecelakaan = +/- Rp 500 juta
<> Meninggal = +/- Rp 500 juta.
Metode 2 in 1 ini sudah membantu banyak orang dan saya yakin juga
pasti akan sangat bermanfaat bagi Ibu dan keluarga.
Jika dimanfaatkan secara maksimal, bahkan pada waktu melahirkanpun
biaya melahirkan akan dibayar oleh perusahaan asuransi. Dan bila sakit
bisa berobat sampai keluar negeri tetap ditanggung oleh asuransi,
kecuali di 3 negara yaitu Amerika, Canada dan Jepang.
Besaran jumlah tabungan atau premi Rp 2 juta, hanya sebuah contoh,
bisa dibesarkan atau dikecilkan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan.
Demikian informasi dari saya, bila masih belum jelas bisa ditanyakan via
email atau langsung via telepon.
SALAM SUKSES.